Talitha Putri Adinda - Diantara Sujud dan Masa Depan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Diantara Sujud dan Masa Depan
Di antara sujud dan masa depan,
aku menyelipkan namaku dalam doa yang gemetar.
Malam menjadi saksi bisu
air mata yang jatuh tanpa suara,
lebih fasih dari kata mana pun.
Aku hanyalah pelajar dengan seragam lusuh,
menyimpan impian sebesar langit
di dada yang sering retak oleh ragu.
Dunia kadang memalingkan wajah,
menyebut harapanku terlalu berani.
Namun doa tak pernah menertawakan tangis.
Ia memelukku seperti ibu,
mengajarkan sabar tanpa banyak janji.
Impian pun bertahan,
luka namun setia,
seperti lilin di tengah angin.
Jika hari ini aku terjatuh,
aku bangkit dengan lutut berdarah,
karena aku percaya:
Tuhan sedang menulis masa depanku
dari kesabaran yang tak sempat menyerah,
dari iman yang tetap hidup
meski harap nyaris padam
dan malam terasa terlalu panjang.
Prabumulih, 13 Januari 2026
Posting Komentar