Siva Silpiani - Bunga Mawar Merah (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Bunga Mawar Merah
Merah merekah di kelopaknya
menyimpan cerita yang tak selalu disanjung
Hijau menjadi rumah
tempat ia belajar bertahan
meski tanah tak selalu sama
Duri tumbuh diam-diam
bukan untuk melukai
melainkan menjaga
dari tangan yang datang tanpa mengerti
Harumnya mengambang di udara
membuat orang lupa
bahwa wangi
tak lahir dari hari yang mudah
Wahai mawar merah
keindahanmu sering dipuja
tanpa pernah ditanya
bagaimana kau tumbuh
Di balik kelopak yang utuh
pernah ada badai
yang merobohkan batang
dan hujan yang datang tanpa jeda
Akar pernah gemetar
menembus tanah yang dingin
belajar percaya
meski tak ada yang menjamin cahaya
Tak selalu ada tangan
yang menyiram
tak selalu ada mata
yang peduli
Namun ia tetap tumbuh
menerima arah angin
yang datang dari mana saja
Barangkali
setiap keindahan
pernah lebih dulu
belajar bertahan
Bandung,01 Januari 2026
Posting Komentar