Sekar Kinasih - Sebuah labirin (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Sekar Kinasih
Sebuah labirin



Perjalanan yang ku anggap mudah,
Nyatanya seperti labirin tanpa jalan keluar.
Aku menatap langit yang telah jelaga,
Menghirup udara dingin yang menusuk sukma.

Aku berharap perjalanan yang liku ini,
Hanya butuh satu langkah lurus untuk menemukan titik temu.
Namun dinding-dinding ini tumbuh semakin tinggi,
Dibangun dari ekspektasi dan keraguan yang ku pelihara sendiri.

Setiap kali aku merasa hampir sampai di ujung jalan,
Langkahku kembali membentur tembok bisu penuh kegagalan.
Di bawah langit pekat ini, aku bertanya pada sunyi:
"Apakah aku sedang berjalan pulang, atau hanya
terjebak ditempat yang sama itu?"
Napas yang dingin kini menghujam paru.

Mengingatkan bahwa lelah ini nyata, bukan sekadar semu,
Ternyata, labirin ini bukan untuk ditaklukkan dengan kecepatan melainkan dengan kesabaran memetakan luka dan ketakutan.

Mungkin jalan keluarnya bukan ada di luar sana,
Tapi jauh di dalam sini di titik aku berhenti menyalahkan keadaan.

Biarlah gelap malam ini menjadi saksi,
Bahwa meski tersesat, aku masih memiliki kaki untuk berdiri.

Meski tanpa peta, aku akan terus meraba dindingnya,
Hingga kutemukan pintu keluar yang bernama:
"Berdamai dengan diri sendiri.


Brebes, 16 Januari 2026

Posting Komentar