Rizka Melfana - "Jangan Beri Aku Hadiah Itu" (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Rizka Melfana
"Jangan Beri Aku Hadiah Itu"


Hari ini, aku mengulang tanggal lahir.
Ingin kugantung impian—namun, ia lebih dulu jatuh.
Tapi aku, akan tetap percaya bahwa coretan pena Tuhan takkan pernah salah.

Aku mengucap ulang impian itu—Tuhan, persatukan kembali ayah dan ibuku.
Impian itu jauh di dasar, sedang aku di permukaan.
Sebab kemarin, palu hakim telah diketuk lirih.
Palu yang diketuk—namun, aku yang retak.

Lilin masih menyala—menunggu ibu menyuruhku meniupnya.
Kue menahan tanganku—ia ingin ayah memotongkan untukku.

Serpihan impian berceceran di lantai.
Ia pecah tanpa bunyi—menyisakan serpih-serpih kecil yang siap melukaiku kapan saja.

Di tiap sudut kota, hadiah berjejer indah.
Mengapa yang kalian pilih justru ini?.
Sebuah bingkisan bernama perceraian.
Jangan beri aku hadiah ini, di hari istimewaku.
Tolong biarkan aku bertambah usia, tanpa kehilangan satupun bagian dari hidupku.

Kota Seribu Sungai, 24 Januari 2026

Posting Komentar