Rindu Rismanda - Sajadah Cakrawala (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Rindu Rismanda
Sajadah Cakrawala


​Di palung malam yang paling rahasia,
Aku menjahit perca impian dengan jarum doa.
Saat semesta terasa angkuh dan teramat luas,
Langkahku gemetar dihantam keraguan kian buas.
Namun, kulangitkan rintih tanpa suara di udara,
Sebab Tuhan menyimak setiap detak jantung lara.

Kusandarkan kening pada sajadah bumi yang rendah,
Memohon cahaya saat jiwa terasa letih lelah.
Impian bukanlah pijar bintang hampa di sana,
Ia adalah bara yang menyala di rongga dada.
Doa menjadi sayap gaib yang membentang luas,
Membawa harapan terbang tinggi melampaui batas cadas.

​Biarlah air mata menyirami tandusnya perjuangan ini,
Hingga takdir mekar indah di taman hari nanti.
Sebab di setiap amin tulus terucap,
Ada janji Tuhan yang pasti akan kita dekap.

16 Januari 2026

Posting Komentar