Rina Ayu Lestari - Jejak Di Punggung Waktu (OSN 3.3)
π️ dibaca
Table of Contents
Jejak Di Punggung Waktu
Di punggung waktu aku mengembara,
menggendong harap yang letih dimakan usia.
Takdir bagai kitab tanpa sampul dan nama,
aksaranya luruh disiram hujan lara,
namun maknanya tak pernah sirna.
Aku musafir di lorong senja berdebu,
menyisir asa dari serpih luka yang kelu.
Angin mencambuk keyakinan yang goyah,
laut menguji sabar dan nyali yang pasrah,
namun harap tetap berlabuh jua
di dada sunyi yang setia bertahan luka.
Setiap jatuh bukan akhir cerita,
ia palu yang menempa jiwa.
Malam memeras tangis menjadi sabar,
pagi bangkit sebagai ikrar.
Masa lalu menjelma cermin retak,
memantulkan wajah rapuh yang belajar tegak.
Aku tumbuh dari jilatan api nestapa,
menjadi nyala kecil
yang tak gentar pada gelap dan fana.
Kelak saat langkah dipanggil pulang,
biarlah hidupku menjelma jejak panjang, harap yang terus berjalan, luka yang telah paham, bahwa hayat membisikkan ajar melalui duka dan bahagia.
Serdang Bedagai, 24 Januari 2026
23 komentar
Kereennn π