Resky Febrianti - Jejak yang Kupeluk dalam Dada (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Resky Febrianti
Jejak yang Kupeluk dalam Dada



Aku berjalan di lorong sunyi
tempat pikiranku sering berisik.
Langkahku gemetar,
namun tetap kupaksa maju
meski dada kerap sesak
oleh rasa yang tak bernama.

Aku pernah takut pada pagi,
pada cahaya yang terlalu jujur,
pada detak waktu
yang tak pernah menungguku siap.

Namun aku belajar bernapas,
pelan, meski cemas mengintai.
Aku mengerti kini:
kuat tidak selalu lantang.

Aku adalah luka yang memilih hidup,
penyintas yang tetap melangkah,
menulis harap di setiap gemetar,
dan memeluk diriku
yang belum sepenuhnya sembuh.

Makassar, 15 Januari 2026

Posting Komentar