Rahma Nur Eliza Ifma - Bejana penuh air mata (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Bejana penuh air mata
Di usia belia, 3 tahun TK, 4 tahun kelas 1 SD,
Lulusan termuda dari SD sampai SMK, dengan pola pikir yang berbeda.
Kanker kulit datang, pilihan hidup yang berat,
Uang berobat atau melanjutkan sekolah.
Aku memilih dengan raut wajah bercucuran keringat,
Selalu rangking 1, itu bayaran setimpal.
Prinsip hidupku, "Jika tidak kaya, wajib pintar",
Namun tanpa peluang, itu tidak berguna.
Air mata mengalir deras, tanpa henti,
Aku sekuat bejana perak, yang telah selesai dibuat.
Perjalananku selanjutnya, bukan seperti batu,
Dengan ini aku terus melangkah, di gurun pecahan kaca.
Pengorbanan berhenti sekolah, luka permanen yang membekas,
Darah bercucuran, dalam ingatan yang nyata.
Purbalingga,19 Januari 2026
Posting Komentar