Rahayu Melati Agustina - Semburat Kelabu di Peron Semi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Semburat Kelabu di Peron Semi
Peron kota ini memusimkan semi
dan gugurnya; semburat kelabuku
mempercantik iri kala kunikmati
semi menyemaikan langkah
orang-orang korporat itu
Hanya keringat menetes hangat
tanpa kasta membaur di udara
mencuri dengar guna mengadu cerita
menjalani peliknya hidup
Kutatap wajahku yang tersenyum simpul
tengah mereda— mengeja nasib
dan dari jendela buram itu pun
berpendar air mukaku menjatuhkan
buliran bening kepada jejak yang dilalui
Sudut gerbong sunyi bersinonim dengan
amplop cokelatku yang berguguran
membenamkan perjalananku— namun kunantikan
merah persik itu mekar dalam nadiku
Kuningan, 17 Januari 2026
Posting Komentar