QONITA NURUL KARIMA - Ketika Doa Menyentuh Langit (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Ketika Doa Menyentuh Langit
Di bawah langit yang seolah tak bertepi,
aku menanam doa sedalam palung samudra,
menyimpannya di dada yang nyaris runtuh oleh gelombang ragu dan luka yang tak bernama.
Impian kugenggam setinggi puncak cahaya,
hingga rasanya langkah ini harus menembus bumi dan tangan ini menggapai matahari,
meski panasnya hampir membakar seluruh harap.
Dalam setiap sujud, air mata menjelma hujan abadi,
mengalir deras membasahi tanah hati yang kering,
menumbuhkan keyakinan sebesar gunung bahwa tak ada doa yang jatuh sia-sia.
Walau jalanku terasa sepanjang usia,
dan lelahku setua waktu yang berputar tanpa jeda,
aku percaya Tuhan tak pernah alpa,
sebab di balik sabar yang hampir pecah,
doa dan impian sedang dirajut menjadi takdir paling indah dan sempurna.
Jepara, 21 Januari 2026
Posting Komentar