Pebri Wulandari - Napas Perjuangan Doa Penghabisan (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

 



"Pebri Wulandari

Napas Perjuangan Doa Penghabisan


Ku tadahkan tanganku kala itu

Jari-jari bersatu bagai esok akan kelu

Bibirku berucap sepanjang waktu

Menanti harapan di ambang pintu


Dikala hatiku riang

Dikala hidupku usang

Dari pagi hingga petang mendatang

Dimana hanya kau yang diriku perjuang


Bagai aliran air yang tiada habisnya

Sejuk semampai mengusir dahaga

Aku hanya berjuang dan terus berdoa

Sepanjang hidup aku berusaha


Hasil yang indah aku dambakan

Belum berhasil? Terus kuperjuangkan

Akhir bahagia tentu menyenangkan

Bagai indahnya sinar rembulan


Manusia berbekal harapan

Dengan doa yang semoga dikabulkan

Mohon tuntunan sepanjang jalan

Agar bisa menggapai impian


Sampai…

Kini kusampai…

Sampai di mana relung hati dapat bahagia

Tertawa bersama impian…

Yang aku dambakan dengan doa harapan

Ditemani perjuangan…

Sampai titik darah penghabisan


Tamiang Layang, 16 Januari 2026"

Posting Komentar