PANJI SATRIO P. - ALFATIHAH UNTUK DIRI (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
ALFATIHAH UNTUK DIRI
Di kertas yang sayu ini
Aku baru saja menamatkan ceritaku
Dan aku ingin memulainya lagi
Sebab kurasa ada yang harus kuabadikan
Satu lagi
Perihal rumah ternyaman,
Kupilih engkau untuk pulang
Denganmu, jiwa ini terisi, Bunda
Memapah langkah mengiringi setiap cita
Kini jalanku sedikit goyah
Seporsi motivasi tak lagi kukhidmati
Ritual menyeduh pagi yang erotis pun kutinggali
Kau hanya melambai dari atas sana
Wajar saja,
Jika ayah cinta pertama anak perempuannya
Maka ibu cinta pertama anak lelakinya
Tiada seorang pun tahu
Berapa lama sakit ini menjeratku
Semua kegilaan ini
Memaksaku menghentikan semua
Bila kesudahan semacam ini
Bagaimana harus kulanjutkan mimpi?
Mengapa Kau buat jalanku seolah yang paling terjal, Tuhan?
Sembari Melangit Aku Menangis, Pulau Garam, 2026
Posting Komentar