Nurulita Anisa Amalia - Cita di Ruang Sepi (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Nurulita Anisa Amalia
Cita di Ruang Sepi


Sepanjang masa tatapannya selalu penuh arti
Merangkai kisah, memeluk kabut pagi
Nafasnya ibarat rintik hujan yang murni
Suaranya selalu berbisik menyentuh sanubari

Angannya selalu merindukan semesta
Perihal gedung megah di kota raya
"Tuhan" bisik batinnya pada semilir angin
Mampukan aku sekuat akar beringin

Diri ini ingin menapak langit, menjemput bintang
Namun tak akan melupakan hujan yang jatuh tergenang
Ia menatap keagungan dunia sebagai kilauan cahaya
Menembus nasib yang kian merana

Kini kakinya selalu tegap, hatinya selalu lapang
Jiwanya kuat, memeluk bayangan elang
Ia membawa pulang kemenangan mulia
Sebagai bukti, mimpi besar terwujud dengan doa

Semarang, 19 Januari 2026

Posting Komentar