Nurul Anwaliani - Di antara doa dan impian (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Di antara doa dan impian
Aku berdoa dalam hening pagi,
menyebut harap satu per satu.
Impian bergetar di dada,
seperti cahaya kecil yang keras kepala.
Tuhan, ajari aku sabar menunggu,
ketika langkah terasa lambat.
Ajari aku percaya,
bahwa setiap tertunda bukan berarti gagal.
Aku ingin mimpi yang jujur,
lahir dari kerja dan doa.
Bukan sekadar ingin sampai,
tetapi tumbuh sepanjang jalan.
Jika lelah datang menyapa,
peluk aku dengan keyakinan.
Jika takut merayap diam-diam,
ingatkan aku pada tujuan.
Suatu hari,
doa akan menemukan jalannya,
dan impian,
akan mengenal namaku
sebagai rumah
yang pantas disinggahi.
Di sana aku belajar rendah hati,
menata niat, membenahi diri,
hingga langkah kecil hari ini
menjadi kesaksian
bahwa aku pernah percaya,
berusaha,
dan tidak menyerah.
meski waktu panjang,
jawaban Tuhan selalu tepat,
datang saat hati benar-benar siap,
untuk menerima berkah dengan syukur
Cirebon, 11 Januari 2026
Posting Komentar