Nur Diyana - Bisikan Doa dan Angin Sabar (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Bisikan Doa dan Angin Sabar
Telah ku sebut namaku dalam sunyi,
terselip harapan di tiap napas yang tersenggal.
Doa ku tak lantang,
hanya berupa bisikan kecil yang kutitipkan pada angin sabar.
Impian tak datang tiba-tiba,
ia tumbuh dari luka yang kupeluk,
dari jatuh yang tak pernah kuberitahu.
Aku belajar tuk percaya,
bahwa angin sabar akan mengantarkan doaku yang ragu.
Langkahku kini masih pendek,
kubiarkan tetap mengarah.
Sebab aku tahu,
doa yang jujur tak pernah sia-sia,
ia hanya menunggu waktu terbaik untuk pulang.
Surabaya, 16 Januari 2026
Posting Komentar