Nor Aida - Kisah yang belum Pernah ku ceritakan (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Nor Aida
Kisah yang belum Pernah ku ceritakan



Kalau ditanya soal perjalanan hidup,
aku tak pandai menjelaskannya panjang-panjang.
Sebab hidup tak selalu bisa diuraikan,
ia lebih sering hanya bisa dirasakan.

Beratnya sama seperti ketika bingung
memilih jalan mana yang harus dituju,
dan sekuat apa kaki mampu melangkah.
Tidak semua orang bisa sampai di titikku sekarang,
tidak semua orang mampu menanggung sakit yang sama,
tidak semua orang mengerti arah tujuanku.
Pada akhirnya, perjalanan hidup
hanyalah aku yang benar-benar paham.

Dan jika harus kuperlihatkan bagaimana rasanya—
aku akan menyebutnya begini:

Berjalan seperti di atas jarum yang tajam,
tangan yang terus mengadah sampai lelah,
mata yang panas dan merah,
menitikkan bukan hanya air mata,
tetapi juga keteguhan.
Mulut seperti dikunci oleh diam,
dada menyala,
seperti api yang tak kunjung padam.

Namun aku masih di sini.
Masih berjalan.
Masih belajar menoleh ke belakang
bukan untuk tinggal,
melainkan untuk mengingat
bahwa aku sudah sejauh ini melangkah.

Dan mungkin,
itu pun sudah cukup
untuk kusebut
sebuah perjalanan hidup.


Kalimantan Selatan, 10 Januari 2026

Posting Komentar