Ni Putu Puspa Trisnawati - Hulu Perjalanan, Hilir Kenangan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Ni Putu Puspa Trisnawati
Hulu Perjalanan, Hilir Kenangan
Mantel kuning berkerut menyesap demi tetes air langit
Menanti kereta nirwana tak kunjung sampai ke bumi
Sendal terhanyut, langkah melawan arus air
Titik air memenuhi penglihatanku, berteduh menatap sekitar pondok familiar
Kembali dengan hikayat bapa tua
Orang terkasih turun bersama berkat Tuhan
Ku tunggu; hanya debu perih
Kerutan kaki yang kulihat
Lilin meredup, sisa air membendung hampa
Kursi kayu, syal menghembus lembaran memori samar
Menjinjit kaki menyentuh mereka yang mengikat sumpah
Terdengar bisik tawa silih berganti menyapa
Dua kursi mengisi yang terlihat
Lonceng kereta nirwana berdenting di ujung jalan
Maka biarlah mantel kuning ini kubawa pulang
Sebab di rumah ini, namaku tak lagi punya ruang
Hanya menjadi nisan yang basah dalam kenangan.
Bali, 7 Januari 2026
Posting Komentar