Nadia Faradilla - Atlas yang Kutempa dari Renjana (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Nadia Faradilla
Atlas yang Kutempa dari Renjana


Aku tidak bertunas
di jalan yang telah diratakan semesta.
Langkahku jatuh pada tanah mentah,
tempat renjana belajar arah
tanpa peta,
tanpa suara yang menjaga.

Sementara mereka melintas
di jalur yang dipeluk restu,
aku merangkak di lereng takdir
yang curam
dan beku.

Kubangun langkah
dari jatuh yang berulang,
dari sunyi yang menebal
di dada
yang tak pernah dimanja pulang.

Kau menyangka aku rapuh?
Keliru.

Aku menghimpun diri
seperti nebula:
gelap, tak teratur,
namun setia menempa cahaya
dari debu yang paling hancur.

cangkang ini
bukan untuk retak,
melainkan untuk bertahan
lebih lama
dari prasangkamu
yang tergesa menilai jarak.

Aceh Besar, 20 Januari 2025

1 komentar

eca 23 Januari 2026 pukul 12.00 Delete
i lovvv ittt