Nabila Hafizah Nuryani - Menenun Jejak Fana (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Menenun Jejak Fana
Di beranda waktu yang berselimutkan kabut,
Kusulam langkah di atas hamparan takdir,
Mencari jati diri yang barangkali terpaut,
Pada helai doa yang tak henti mengalir.
Ada duka yang menjelma menjadi mutiara,
Mengasah sabar di antara karang yang tajam,
Meski badai seringkali datang tanpa suara,
Cahaya harapan takkan biarkan jiwa karam.
Kita hanyalah pengelana di bawah langit fajar,
Mengejar bayang hingga ke tepian petang,
Belajar melepaskan apa yang tak perlu dikejar,
Menemukan damai dalam rindu yang tenang.
Hingga nanti saat sauh harus dilabuhkan,
Dan pengabdian telah sampai di titik pungkasan,
Biarlah keikhlasan menjadi warisan yang ditinggalkan,
Mengharumkan nama dalam lembaran kenangan.
Banga Belitung, Tanjung Pandan, 11 Januari 2026.
Posting Komentar