Nabila Ayu Anjani - Di Antara Sujud dan Mimpi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Di Antara Sujud dan Mimpi
Di sunyi paling dalam
kutitipkan letih pada sajadah,
bukan untuk mengadu,
hanya agar Kau tahu
aku nyaris runtuh,
namun masih ingin tegak.
Kukumpulkan sisa-sisa harap
dari hari yang retak,
dari langkah yang sering goyah,
kupintal menjadi doa
agar Kau kuatkan hatiku
sebelum Kau jauhkan kakiku.
Tuhan,
bila mimpiku terlalu tinggi,
jangan Kau patahkan,
cukup ajari aku
menumbuhkan sayap
di punggung yang lelah.
Aku tak meminta jalan yang mudah,
hanya dada yang Kau lapangkan,
agar saat dunia menekan,
aku tetap mampu berdiri
tanpa kehilangan iman.
Dan bila air mata
adalah bahasa paling jujur,
terimalah ia sebagai tanda
bahwa aku masih percaya,
setiap luka yang Kau izinkan
menyimpan kekuatan
yang kelak memanggilku bangkit.
Riau, 18 Januari 2026
Posting Komentar