MUTYA ANJAR SARI - Perjalanan yang Sunyi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Perjalanan yang Sunyi
Aku berjalan jauh
di lorong hidup yang ramai,
namun sunyi—
tak semua yang tertawa
benar-benar bahagia.
Ada hari di mana bangun terasa berat,
bukan karena tubuh,
melainkan pikiran
yang terlalu lelah
menjadi kuat setiap waktu.
Aku belajar tersenyum
sambil menyimpan badai di dada,
belajar berkata aku baik-baik saja
padahal hatiku retak
perlahan, tanpa suara.
Dunia sering meminta cepat,
sementara jiwaku
butuh berhenti sebentar.
Butuh dipeluk,
bukan dihakimi.
Mental ini bukan lemah,
ia hanya luka
yang belum sempat sembuh.
Dan aku—
bukan menyerah,
aku sedang bertahan.
Jika hari ini aku masih di sini,
itu bukan kebetulan.
Itu bukti
bahwa di balik sedih yang panjang,
aku masih memilih hidup,
meski tertatih.
Dan suatu hari nanti,
aku percaya—
perjalanan ini
tak hanya tentang luka,
tapi tentang aku
yang tumbuh
menjadi lebih kuat
tanpa kehilangan rasa.
Kepulauan Riau, Kota Batam 22 January 2026
Posting Komentar