Mutia Badrisia - Jejak Yang tak Pernah Hilang (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Jejak Yang tak Pernah Hilang
Dulu kau datang sebagai terang,
Membuat gelap ku terasa aman.
Cinta tumbuh begitu sederhana,
tanpa curiga bahagia bisa berumur singkat.
Waktu lalu mengubah segalanya,
dan aku tak menahan langkahmu.
Bukan karena aku tak hancur,
melainkan karena aku tau mencintaimu adalah belajar merelakan.
Aku memilih tampak kuat,
menyembunyikan runtuh di balik senyum.
Ikhlas kupelajari perlahan,
meski hatiku tak benar-benar siap.
Kini aku berjalan sendiri,
tanpa genggaman, tanpa cerita baru.
Namamu masih tinggal didadaku,tak terganti dan tak tergeser oleh siapa pun.
Cinta mengajarkanku ikhlas, kesabaran, dan kekuatan,
bahwa mencintai bukan selalu memiliki,
dan kehilangan bukan berarti gagal.
Cinta itu memang pergi,
namun hatiku masih menatap padamu.
Sampai hari ini, dan mungkin selamanya, kau tetap rumah bagi hati yang terlalu tulus mencintai.
Sungai penuh, 8 Januari 2025
3 komentar