Munadia Lillah - SAMUDRA RINDU, LABUHAN ASA (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Munadia Lillah
SAMUDRA RINDU, LABUHAN ASA

Di palung sunyi, doa mengalir deras,
Bukan sekadar kata, namun napas jiwa.
Merangkai kepingan asa yang terlepas,
Membasuh luka batin, merajut makna.

Impian, mercusuar di tengah badai,
Tak kenal padam, walau gelombang menghempas.
Ia bukan sekadar gambaran khayali,
Melainkan panggilan takdir, janji yang terukir.

Setiap desah, adalah bisikan nurani,
Menembus hijab realitas yang fatamorgana.
Di bawah bintang, di keheningan ilahi,
Kupersembahkan segala rindu, segala rencana.

Tuhan, Engkau Pemilik waktu dan takdir,
Labuhkanlah bahtera harap di dermaga-Mu.
Biarkan impian ini tumbuh, takkan berakhir,
Menjelma nyata, menjadi saksi kebesaran-Mu.


Karanganyar, 15 Januari 2026

Posting Komentar