Muhammad Syahrul Mubarok - mengaduk debu dari "MASALALU" (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Muhammad Syahrul Mubarok
mengaduk debu dari "MASALALU"


lihatlah logam ini, ia gemetar di antara jari jemari,
memaksa pusaran pada air yang sudah lama mati.
di dasarnya, jelaga hitam mulai membangunkan diri,
merayapi dinding kaca, mencari jalan untuk kembali.

​kini air itu telah menjadi cermin yang kental dan pekat,
menampilkan wajah-wajah asing yang tak lagi terpikat.
kucium perlahan rasa karat yang mulai terasa mengikat,
menyadari bahwa beberapa hantu memang lebih suka melekat.

​sentuhan ini memicu reaksi yang tak pernah kuprediksi,
membangkitkan partikel diam yang seharusnya sudah mati.
di dalam tabung ini, debu itu bukan lagi sisa yang sepi,
ia adalah jelaga panas yang mulai menggerogoti dinding hati.

​kini tanganku kaku, tertimbun rongsokan yang kusebut rumah,
menyadari bahwa beberapa pondasi memang diciptakan untuk patah.
Biarlah debu ini kembali tenang menyelimuti setiap sudut kayu,
sebab tak semua yang runtuh harus dibangun kembali menjadi baru.

Kuningan, 23 Januari 2026

2 komentar

Syahrul 26 Januari 2026 pukul 20.52 Delete
sangat menyentuh hati 🫂
Ridwan 4 Februari 2026 pukul 10.30 Delete
KERENNNN