Moch. Falahuddin - "Di Antara Sujud dan Harapan" (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
"Di Antara Sujud dan Harapan"
Di antara sujud yang panjang,
aku menyebut namaku sendiri
bukan untuk dibanggakan,
melainkan diselamatkan.
Lantai dingin menjadi saksi
betapa rapuhnya hati yang berharap,
betapa sering air mata
lebih jujur dari kata-kata.
Aku titipkan impian
pada doa yang tak selalu lantang,
tentang hari esok yang lebih terang,
tentang langkah yang tak mudah goyah.
Jika dunia kerap menutup pintu,
aku percaya langit selalu terbuka.
Sebab di antara sujud dan harapan,
aku belajar
tidak semua yang tertunda
berarti ditolak
sebagian sedang disiapkan
dengan cara paling indah.
Pekalongan, 16 Januari 2025
Posting Komentar