Mita Ramadanti - Sampai Yang Didamba (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Mita Ramadanti
Sampai Yang Didamba
Mendengarnya silih berganti dengan bermalu
Sebab diri bukanlah lagi yang dahulu
Bunga layu menatap iba padaku
Menaruh sendu pada tangkai yang jatuh hingga menyatu dengan debu
Tiada mudah yang didapat oleh kami
Tiada sulit yang tak mampir kemari
Pagar menjulang hingga angkasa
Bagaimana jika menggali inti bumi untuk mencapai seberang sana?
Tak apa bila harus bertemu tikus tanah
Tidak mengapa bila harus tersesat di sana
Tiada masalah jikalau satu-dua makanan tak lagi bersisa
Biar pula mair lantas tanah menutup dan melupa
Sesekali mengeluh sembari mengusap peluh
Kelam, tiada setitik cahaya yang menaruh peran
Masih berada di tanah dan berlumur nanah
Terluka sana-sini tak juga membuatku musnah
Baru aku tahu
Haluan berubah dengan sendirinya
Netra berkaca bak laut jernih yang ditinggal penghuni
Lantas berupa apa 'sampai' yang didamba oleh diri ini?
Bogor, 08 Januari 2026
.png)
Posting Komentar