MIRA AULIA - Risalah Sang Luruh (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



MIRA AULIA
Risalah Sang Luruh


Di jalan pulang langkahku terhenti, Melihat sehelai daun jatuh ke bumi. Melayang pelan dihembus angin sepoi, Terdiam pasrah di depan kaki.

Kuambil ia, kusimpan di saku, Menjadi teman dalam renungku. Mengapa ranting melepasmu begitu? Apakah karena waktu telah menjemputmu?

Dulu kau hijau melekat di dahan, Kini kau kuning tanda kerapuhan. Kau gugur bukan karena paksaan, Namun atas izin Tuhan Yang Rahman.

Sehelai daun, kau serupa denganku, Makhluk fana yang menunggu waktu. Dari tiada menjadi ada di dunia semu, Lalu kembali pada Sang Pencipta yang Satu.

Tak bawa rupa, tak bawa harta, Hanya iman pelindung jiwa. Di tempat abadi yang sesungguhnya, Hanya amal yang akan bicara.

Air mataku jatuh membasahi pipi, Mengingat ajal yang kian mendekati. Semoga bekal iman cukup mumpuni, Saat tiba waktu menghadap Sang Ilahi.


Karang Gading, 21 Januari 2026

Posting Komentar