Maria Celsi Lo'o - Langkah Perjuanganku (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

Maria Celsi Lo'o
Langkah Perjuanganku


Perlahan aku melangkah
Menapaki jalan yang hampa
Pandanganku tertuju pada dunia
Dengan hati penuh kesah
Bertanya tentang apa yang kurasa

Hatiku terasa pedih
Tak mampu menahan sakitnya
Perlahan air mata membasahi pipi
Jiwaku pun ikut merintih
Tak tega melihatku tersiksa sendiri

Terkadang aku bertanya
Apa salahku?
Siapakah aku di mata mereka?
Setega itukah dunia terhadapku?
Sehancur inikah hidupku?

Di setiap keluhan yang kurasakan
Aku memegang sebuah keyakinan
Aku pasti bisa sendiri
Aku tak harus bergantung pada orang lain
Karena Sang Kuasa selalu menemaniku

Dan kini aku sadar
Aku tak butuh pujian
Aku tak butuh pengakuan
Kesuksesanku bukan dari pujian mereka
Tetapi diriku yang mau berusaha
Dengan tuntunan setia-Nya




Bajawa,13 Januari 2026

34 komentar

Semangat 🔥 19 Januari 2026 pukul 15.33 Delete
Semangatt🔥🔥
Maria Celsi Lo'o 19 Januari 2026 pukul 15.34 Delete
Terimakasih kak sudah memposting puisi saya🙏
Maria Celsi Lo'o 19 Januari 2026 pukul 15.36 Delete
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Radit 19 Januari 2026 pukul 16.07 Delete
Mantap ade
Laurensia 19 Januari 2026 pukul 16.23 Delete
Semangat terus nona, kamu pasti bisa 😊
Viani 19 Januari 2026 pukul 17.29 Delete
Puisinya bagus,teruslah berkarya nona.Semangat 🔥💪
NovianaBani 19 Januari 2026 pukul 18.22 Delete
Dunia mungkin bisa mengecewakan, tapi seperti yang ditulis, tuntunan-Nya tidak pernah pergi. Terimakasih untuk puisi yang lugas dan indah. Tetap semngat menulis, Tuhan berkati kaka😇
Yaya 19 Januari 2026 pukul 18.54 Delete
Puisinya sangat menyentuh, semangat terus ya de🤩
Nggapil 19 Januari 2026 pukul 19.00 Delete
Puisi yang bagus sayang, semangat terus Tuhan berkat selalu ne😇🔥
Ristaballa 19 Januari 2026 pukul 19.47 Delete
Semangat Adikku❤️🔥, puisinya sangat menyentuh hati😇🙏
Maxbanggar 19 Januari 2026 pukul 20.09 Delete
Mantap adik semangat terus puisinya bagus, puitis dan menyentu hati mengguggah sanubari. Terus kembangkan bakatmu dalam menulis puisi dan jadilah pribadi yang puitis.
Terima kasih puisinya yang sudah menyentu hati
Maxbanggar 19 Januari 2026 pukul 20.09 Delete
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ayunda 19 Januari 2026 pukul 20.14 Delete
Teruss berkarya adekkuu🔥
Aurel 19 Januari 2026 pukul 20.17 Delete
Semoga selalu semangat dalam berkarya kaks....jangan patah semangat ♥️❤️‍🔥
Arnolda Jansensia Siti 19 Januari 2026 pukul 20.18 Delete
Puisi yang indah🤗 semangat terus syg🫶📝
Donbosko Foju 19 Januari 2026 pukul 20.22 Delete
Puisi yang sarat akan makna, tetap berkarya dan terus kembangkan bakatmu, kelak kamu akan menjadi penulis yang sangat berbakat....
Chika 19 Januari 2026 pukul 20.56 Delete
Semangat syngggg puisinya sangattt bagussssss 💯👏
dini wiwung 19 Januari 2026 pukul 21.01 Delete
Kren puisinya syg
Semangat selluh sygg😍😍
Claudya 19 Januari 2026 pukul 21.17 Delete
Puisi ini ditulis dengan bahasa yang indah dan emosional. Pesan perjuangannya terasa kuat dan menginspirasi pembaca. Teruslah menulis dan berkarya, semoga semakin sukses ke depannya celsy🙏✨
Ofan Djago 19 Januari 2026 pukul 21.28 Delete
Puisi yg sangat luar biasa di lahirkan dari buah pikiran, ide, gagasan Ade Celsi.. teruslah menulis karya-karya yang terbaik.. untuk kami tiada henti membaca.
Sinta 20 Januari 2026 pukul 07.40 Delete
Mantap anak Celsi puisi yang sangat menyejukkan hati..teruslah berkarya dengan kata- kata yang menginspirasi bagi banyak orang.
Na Alinka 20 Januari 2026 pukul 08.08 Delete
Sebuah tulisan yang luar biasa, Terima kasih sudah mengingatkan untuk tidak bergantung pada orang lain tetapi terus melangkah dengan mengandalkan Tuhan
Semangat terus dalam berkarya, ditunggu karya selanjutnya
Leni wela 20 Januari 2026 pukul 13.20 Delete
Semangat cel💪
Cici 20 Januari 2026 pukul 13.54 Delete
Semangat adee💪
Rosalia Dalima Intan 20 Januari 2026 pukul 15.03 Delete
Keren... Rangkaian syair menggambarkan rasa. Aku suka. Kita tidak selalu butuh pujian. Yang kita butuh adalah dukungan nyata. Kadang pujian mengantarkan kita pada kesombongan. Teruslah berkarya.
Ray sudin 20 Januari 2026 pukul 17.06 Delete
Puisi ini berhasil menangkap perasaan lelah namun tetap tegar yang dialami oleh seseorang dalam mengejar impian atau menghadapi realita hidup. Pembaca dapat merasakan ketulusan penulis dalam menuangkan beban pikiran ke dalam kata-kata.
Eksplorasi Metafora: Beberapa bagian terasa agak lugas atau terlalu gamblang dalam menyampaikan maksud. Penulis bisa mencoba menggunakan metafora atau perumpamaan yang lebih segar agar puisi terasa lebih dalam. Misalnya, daripada menyebut "perjuangan yang berat", penulis bisa menggambarkan "mendaki tebing tanpa pegangan" atau perumpamaan lain yang lebih visual.
Na Tha 21 Januari 2026 pukul 06.35 Delete
Semangat terus ayg💪
yovita timun 21 Januari 2026 pukul 09.29 Delete
luar biasa anan, teruslah belajar. percaya pada kemampuan sendiri.
Laura 21 Januari 2026 pukul 17.06 Delete
Semangat terus syg💪💗
Nesa 21 Januari 2026 pukul 17.10 Delete
Semangat terus sepucan 🙏🤍
Jiny Nia 23 Januari 2026 pukul 06.51 Delete
Semangat terus syg👍
Helmi Findoro 23 Januari 2026 pukul 18.23 Delete
Semangat Cell🔥
Ensi 24 Januari 2026 pukul 06.49 Delete
Semangat terus😍💪
Natalia 27 Januari 2026 pukul 12.46 Delete
Semangat enuu💪