Lukas Junius - Mengerti (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents


Lukas Junius
Mengerti


Aku duduk di bangku belakang
bukan karena nakal,
tetapi karena namaku terasa samar
bagai tinta tak lekas menyerap.

Tak ada pilihan,
selain tumbuh mandiri.
Berusaha belajar menghitung
dari uang saku yang tahu rasanya lapar.
Aku berusaha belajar membaca
dari kertas-kertas rapuh
tempat rumah kami menunggu lunas.

Di sekolah,
guru bilang setiap anak boleh bermimpi.
Tapi sekolahku tak pernah mengajarkan,
bagaimana cara menjaganya.

Setiap malam
aku berdoa pelan.
Takut Tuhan tak mendengar
karena rumahku terlalu sunyi.
Bagiku,
bermimpi adalah doa
dan berhasil adalah menerima hari ini.

Kelak,
bila doaku menemukan jalan,
ingat namaku baik-baik.
Aku pernah tumbuh dari tanah yang keras,
dan tetap memilih berbunga.


Sungai Pinyuh, 25 Januari 2025

Posting Komentar