Livia Eka Verlina - Menyimpan Harap (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Livia Eka Verlina
Menyimpan Harap


Aku menautkan doa pada pagi yang sederhana,
saat cahaya perlahan belajar percaya pada jendela.
Dalam diam yang panjang, impian tumbuh pelan,
seperti benih yang sabar menunggu musimnya.

Aku tidak meminta jalan tanpa luka,
hanya langkah yang setia meski sering goyah.
Kubiarkan takut menjadi penunjuk arah,
dan ragu mengajarku arti rendah hati.

Di antara sujud dan harap yang kutitipkan,
kusebut nama masa depan dengan tenang.
Agar lelah tak kehilangan makna,
dan waktu tahu kapan harus menjawab.

Jika hari runtuh oleh kecewa,
doa akan menegakkan kembali,
dan impian, meski tertunda,
tetap menunggu aku berani percaya.

Magetan, 20 Januari 2026

Posting Komentar