Lisnawati simanjuntak - Aku Bertahan Demi Ibu (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Aku Bertahan Demi Ibu
Ayah pergi,
meninggalkan rumah yang tak lagi ramah.
Sejak itu, sunyi tumbuh di setiap sudut,
dan aku belajar menangis tanpa suara,
menelan rindu yang tak sempat terucap.
Aku pernah ingin berhenti,
menyerah pada dunia yang tak memberi jeda.
Langkahku gemetar, harapanku hampir padam,
saat hidup memaksaku kuat dalam keadaan rapuh.
Di tengah runtuhnya diriku,
Ibu tetap berdiri
menyembunyikan luka di balik senyum,
menjahit hari dengan doa yang tak pernah usai.
Jika aku jatuh, Ibu akan semakin hancur.
Maka aku berdiri meski berdarah.
Ibu, jika kelak hasilku tak seperti harapanmu,
maafkan aku.
Bukan karena aku tak berjuang,
melainkan karena takdir telah lebih dulu melukai langkahku.
medan,16 januari 2026
Posting Komentar