Kris Wahyuni - Diantara sujud dan harap (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents


 

Kris Wahyuni 

Diantara sujud dan harap


Dalam sunyi malam aku menadah harap,

namamu bergetar di bibir yang pasrah.

Luka kupeluk dalam diam yang gelap,

rindu pun kutitipkan pada pagi yang bersih dan ramah.


Doaku tak meminta kilau dunia,

tak pula singgasana yang memikat mata.

Cukup langkah yang Kau jaga setia,

meski berliku, meski panjang kisahnya.

Impian merekah seperti fajar,

perlahan, namun tak pernah padam.


Di antara jatuh dan hati yang gemetar,

aku belajar percaya pada terang yang Kau tanam.

Jika suatu hari lelah merundung jiwa,

ingatkan aku pada janji-Mu yang abadi:

tak satu doa pun jatuh sia-sia,

tak satu impian luput dari waktu-Mu yang pasti.


Maka pada-Mu aku berserah penuh,

menitipkan takut, harap, dan asa.

Biarlah hidup menjadi sajadah yang utuh,

tempat doa dan impian bersujud bersama.


Kediri, 09 Januari 2026

7 komentar

Zhafira mentari 11 Januari 2026 pukul 19.21 Delete
Beautiful poem ❤️❤️
Zhafira mentari 11 Januari 2026 pukul 19.22 Delete
❤️❤️❤️
fian 11 Januari 2026 pukul 19.44 Delete
ragumu adalah semangat seseorang yang ingin memperjuangkanmu😬
semangat terus untuk berkarya kris wahyuni🔥
alif Fahrozi 11 Januari 2026 pukul 20.28 Delete
buat kakanya semangat ya puisinya bagus menyentuh hati 👍👍
ly 11 Januari 2026 pukul 20.30 Delete
antara takut, harap, dan asa. selalu kuat di kala kaki kita bergoyang 🤧
Hendri sansea 11 Januari 2026 pukul 21.17 Delete
Dri sekian puisi,mnurut q ini yg paling menarik,,
puisinya d buat dgn kata" Sederhana tp bermakna dan tentunya bsa menarik bayangan seolah kita sdang melakukan hal yg d ucapkan dlam puisi...

Smangat trus kriswahyuni..
Amara 19 Januari 2026 pukul 19.34 Delete
keren, kurang EYD aja menurutku