Kamila Azzahra Ramadini - Mimpi yang Kutitipkan pada Tuhan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Mimpi yang Kutitipkan pada Tuhan
Aku adalah anak perempuan
yang pernah menitipkan harapan setinggi langit.
Dulu, mimpiku sederhana:
menjadi dokter,
menggenggam doa di sela lelah,
percaya bahwa kesungguhan akan menemukan jalannya.
Namun hidup tak selalu patuh pada rencana manusia.
Mimpiku patah di tengah perjalanan
bukan karena doa yang kurang,
melainkan karena keadaan mengajariku mengalah.
Aku ingin egois,
tetapi hatiku tidak pandai berpaling.
Ada masa aku tersesat,
kehilangan arah,
dan hampir menyerah pada kata gagal.
Sampai akhirnya aku mengerti:
Tuhan tidak pernah merampas harapan,
Ia hanya memindahkannya ke tempat yang lebih kuat.
Mimpi lama memang runtuh,
tetapi dari puing-puingnya aku belajar bangkit.
Kini doaku berubah rupa
bukan lagi meminta segalanya terjadi,
melainkan menerima dengan syukur
apa pun yang telah Dia rancang.
Cianjur, 19 Januari 2026
Posting Komentar