Jacinda Lareina Irmadel - Kutitipkan Doa pada Kapur (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Kutitipkan Doa pada Kapur
Di sunyi langkahku, kutitipkan doa lirih,
tentang jalan pendidikan yang kerap dipandang perih.
Katanya gaji kecil, katanya masa depan sempit, padahal di ruang kelas, harapan tumbuh pelan, tapi pasti.
Aku memilih prodi ini bukan tanpa sadar,
melainkan karena mimpi tak bisa ditawar gemetar.
Pendidikan bukan sekadar angka dan lembar upah;
ia cahaya yang menuntun bangsa agar tak mudah lelah.
Aku berdoa, semoga kelak suaraku berarti,
mengajar dengan hati, menumbuhkan negeri.
Jika hari ini dianggap remeh dan perih,
biarlah esok Indonesia berdiri oleh ilmu yang jujur dan teguh.
Yogyakarta, 11 Januari 2026
Posting Komentar