Ilham Jayadi - Perihal Do'a Dan Harapan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Ilham Jayadi
Perihal Do'a Dan Harapan
Mungkin Waktu Ini Cukup Lama,
Menemani Ketabahan; Nasibku Yang Malang
Kala, Orang-orang Dengan Gembira Melangkah
Tanpa Harus Menoleh Pada Tubuhku,
Mengapa Aku Masih Harus Terjerat (?)
Perihal Do'a Tak Berhenti Ku Hembuskan,
Pada Semilir Angin Yang Memupuk Waktu Sujudku
Gundah Seribu Malam Menangis,
Menyusun Keping- Keping Aksara Yang Selalu Ku Tanam
Perihal Harapan Makin Subur Di rumah Kecilku
Tumbuh- Kembang- Maha Jelita
Elok, Alangkah Kirana Yang Selalu Mempesona,
Namun, Mengapa Aku Buta Dalam Merawatnya
Bahkan, Di Setiap Kali Aku Memetiknya
Tak Kuasa, Tiba-tiba Jari- jari Tanganku Hilang
Sepatah Demi Sepatah Memisah, Pergi,
Tanpa Harus Ku Tahu Arahnya,
Dan Kapan Akan Kembali,
Menyatu, Merapikan Cerai- Berai Harapku!
Jawa Timur, 10 Januari 2026
.png)
Posting Komentar