HIJRIAH MIKAILA - Harap di Ujung Doa (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



HIJRIAH MIKAILA
Harap di Ujung Doa


Kutadahkan harapku pada langit,
bukan untuk dipuja, hanya berharap semesta tahu
aku sedang berusaha.

Doaku tak selalu lantang,
kadang hanya tetes air mata
yang jatuh dalam diam
di sela malam dan harap yang tenggelam.

Di balik usaha yang kusembunyikan dengan rapi,
ada banyak impian yang berteriak untuk diselamatkan.
Mereka berteman dengan sunyi,
menolak padam bahkan ketika nyaris dilupakan.

Setiap keberhasilan melahirkan aksi,
sedangkan setiap luka menjadi saksi
bahwa aku tidak mati, hanya raga yang mulai tertatih.
Selama dadaku masih menyebut nama-Mu,
meski hanya dalam isak yang pecah,
aku belum kalah.

Satu hal yang kupercaya:
tak satu pun air mata yang jatuh sia-sia.

Makassar, 26 Januari 2026

Posting Komentar