Hendri - Dari Telapak Petani, Aku Menyebut Mimpi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Hendri
Dari Telapak Petani, Aku Menyebut Mimpi
Di ladang orang, bukan milik sendiri,
telapak kaki ayah retak memeluk pagi.
Tubuh membungkuk bukan karena kalah,
tapi menanam harapan tak kenal lelah.
Ibu merapal doa di sela tasbih dan sabar,
menitipkan pada langit Yang Maha Mendengar.
Tak pernah meminta dunia berlebihan,
hanya masa depan anaknya tumbuh dalam keberkahan.
Saat beasiswa datang mengetuk sunyi jalanku,
mata berkaca, syukur mengalir khidmat dan haru.
Ini jawaban doa yang dipanjangkan waktu,
amanah dari keringat di tanah ladang itu.
Di bangku kuliah aku menyelami samudra ilmu dunia,
melangkah tekun dengan doa sebagai cahaya.
Namun ladang asal tak pernah kulupa,
agar rendah hati dan mimpi berakar di jiwa.
Jika kelak langkah ini berhasil menjulang tinggi,
aku belajar menunduk agar tak lupa diri.
Sebab mimpiku lahir dari telapak petani,
disirami doa agar sukses tak memutus nurani.
Jambi, 09 Januari 2026
.png)
Posting Komentar