Hendi Hidayatullah - Malam Terakhir (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Hendi Hidayatullah
Malam Terakhir


Awal Januari jadi titik awal diriku ini,
fajar membuka hari dengan ragu yang suci.
Langkahku bergerak di antara debu dan harap,
menyusuri waktu yang menulis nasib perlahan.
Aku hidup dalam putaran samsara yang senyap,
membawa luka sebagai penunjuk arah.
Setiap jatuh adalah bahasa karma,
sebab dan akibat saling menyapa tanpa suara.
Aku belajar menegakkan dharma di dada,
meski angin sering menguji keyakinan.
Perjalanan ini belum sampai pada moksha,
namun setiap langkah mengajarkanku makna pulang.
Aku tidak berlari mengejar akhir,
aku berjalan agar tetap setia pada jiwa.

Sukabumi, 01 Januari 2026

Posting Komentar