Fasya Handry Perdana - Mimpi yang Terpenuhi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Mimpi yang Terpenuhi
Saat gelombang sanjungan datang silih berganti
Aku melayang di atas panggung ilusi
Senyum jumawa terukir tak terelakkan
Terbang tinggi tanpa ada yang melawan
Namun medali ini terasa mencekik leher sendiri
Piala membeku menjadi tumpukan emas tak berharga
Ada ruang hampa yang gagal ditutupi prestasi
Mimpi terbesar masih tertambat di benua seberang
Sepasang sayap dari ijazah dan doa
Siap melesat menuju langit Eropa
Berpindah sarang demi memuaskan dahaga
Meneguk derasnya ilmu dari jantung dunia
Kini cakrawala biru itu bukan lagi sekadar lukisan
Gelanggang raksasa ini membentang tanpa belas kasih
Biarlah peluh ini membeku dipeluk musim dingin
Diiringi keyakinan sebagai bekal untuk bertahan
Banjarbaru, 27 Januari 2025
Posting Komentar