Evan Pranata Ardiansyah - Seraya Aku Berdoa (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Seraya Aku Berdoa
Rintik-rintik hujan meresapi dunia
Kilau mentari terpendam dalam kalbu awan gelap
Menggelegar gemuruh petir yang menggebu
Layaknya sang perkasa yang menguasai langit dengan kehebatannya
Hujan jadi kanvas bayangan
Suasana muram menggoyangkan jiwa yang menggapai
Menjadi saksi bisu betapa dalamnya doa yang ku lemparkan
Menembus langit tinggi sampai ke tujuan
Alat-alat medis tersusun rapi dalam lembar fikir
Obat-obatan racikan harapan yang jadi tanda
Pasien-pasien yang menjadi inti cerita
Gedung bertuliskan "Rumah Sakit" mengangkat derita dan harapan
Senja menyembunyi diri di balik tirai kabut tebal
Layaknya impian yang terkubur dalam kedalaman hati
Usaha dan doa terus ku ukir dalam setiap langkah
Keringat dingin menurun menyiram pipi
Pertanda tekad yang keras seperti batu permata yang tak tergoyahkan
Tarik, 22 January 2025
Posting Komentar