ELSHA PUTRI ELYVIATINO - Luka yang Tersembunyi di Balik Nadi (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Luka yang Tersembunyi di Balik Nadi
Di pelataran waktu yang kian merenta,
aku memahat jejak pada sunyi yang purba.
Antara tawa yang melangit begitu tinggi,
dan luka yang tersembunyi di balik nadi.
Hidup adalah simfoni yang tak pernah tuntas,
memadukan suka dan duka dalam gelas retak.
Kadang rembulan tersenyum di pelupuk mata,
membasuh lara yang sempat bertahta lama.
Mendung pun kerap datang untuk bertamu,
menitipkan dingin pada rindu yang membiru.
Aku belajar memeluk badai dengan tenang,
sebab setelah hujan, pelangi pasti datang.
Tak perlu mengejar bayang yang fana,
cukup syukuri detak yang ada di dada.
Setiap perih adalah guru yang bijak,
menuntun kaki melangkah dengan tegak.
Kini damai mendekap sangat erat,
saat lelah terasa kian berat.
Di ujung jalan penuh misteri,
aku temukan jati diri sejati.
Jombang, 25 Januari 2026
Posting Komentar