Eike Ervika - Mengetuk Pintu Langit (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Eike Ervika
Mengetuk Pintu Langit

Di atas kaki langit yang berlapis- lapis
Kusandarkan mimpi dan harapan
Melampaui batas guratan awan biru
Menembus fenomena alam yang indah.

Setiap menegadah jari-jemari tangan
Ada doa-doa menembus langit
Mengetuk pintu Sang Arsy
Membawa rintihan kalbu kepada sang kuasa.

Di setiap sujud terakhir di atas sajadah
Ku selip nama mu pada alam yang sunyi
Semoga harapan ku jadi kepak kokoh
Membawa kata amiin melintasi langit.

Dalam hening yang paling senyap
Kepala ku merunduk, sujud bersimpuh
Melepaskan beban yang menghimpit hati
Mencari secercah ketenangan jiwa.

Doa ku di iringin bunyi gemercik air
Di tanah yang lembab subuh
Bermunajat agar kehidupan ku
Bukan sekedar mimpi yang mulai pudar.

Tak ada kata yang mampu di ucapkan
Tangis pilu di hembus angin
Menumpah semua keinginan
Terpendam dalam jiwa yang meronta.

Ku titip doa kepada sang pemilik harapan
Segala ke gundahan dan kegelisahan diri
Aku tuangkan dalam doa yang abadi
Hanya butuh waktu jadi nyata.

Aku percaya esok masih penuh misteri
Di balik gulita, sang surya nampak bersinar
Menyambut pagi yang cerah
Menjemput takdir yang indah.



Jakarta, 15 Januari 2026

Posting Komentar