Dia Dinata - Doa yang menemukan ayah kembali di 3 bulan terakhir nya (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



Dia Dinata
Doa yang menemukan ayah kembali di 3 bulan terakhir nya



Aku belajar berdoa sejak usia empat tahun,
saat ayah pergi dan rumah menjadi sepi.
Ibu mengajarkanku menyebut nama Tuhan,
menyimpan rindu dalam diam yang panjang.
Impian tumbuh bersama luka kecil,
menjadi alasan aku bertahan dan berjalan.
Setiap malam kupeluk harapan,
agar suatu hari ayah kembali menatapku.
Waktu berjalan keras dan sabar,
hingga akhirnya takdir membuka pintu.
Tiga bulan aku mengenalnya sebagai ayah,
mendengar tawa, cerita, dan pelukan.
Meski singkat, doa-doaku terjawab utuh.
Aku belajar ikhlas melepaskan lagi,
karena Tuhan meminjamkannya sebentar.
Kini impianku sederhana namun teguh,
menjadi anak yang kuat dan pemaaf.
Ayah hidup dalam doaku,
menjadi cahaya yang menuntunku pulang.
Dari perpisahan itu aku memahami arti kehilangan, kesabaran, dan cinta yang tak selesai, namun tetap hidup dalam doa dan langkahku hari ini sebagai bekal masa depan yang kupeluk syukur.

Pekanbaru 27 Januari

Posting Komentar