Dena Safitri - Luka dan Asa: Simfoni Delapan Belas Tahun (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents


 

Dena Safitri 

Luka dan Asa: Simfoni Delapan Belas Tahun


Di lintasan waktu yang mengukir luka dan asa,

Aku tumbuh dari api perjuangan yang tak padam,

Delapan belas tahun nafas ku pertahankan keras,

Menentang badai, mengarungi samudra kegelapan yang tak bertepi,


Dari embun pagi yang dingin hingga senja yang merah,

Kujalani lorong-lorong liku dengan luka yang membisu,

Di setiap denting waktu yang berlalu bisu,

Kubawa mimpi-mimpi ke tepi jurang harapan yang genting.


Aku mengais cahaya di hamparan bayang gelap,

Mengubah debu kegagalan jadi intan yang gemilang,

Air mata ku jadikan mutiara yang tersembunyi,

Menghiasi mahkota ketabahan di atas takhta jiwaku yang luka.


Aku adalah narasi dari keberanian tak terucap,

Aku adalah kisah dari keberanian yang tak terucap,

Delapan belas tahun bertahan, delapan belas tahun bermimpi,

Hari ini, aku hadirkan diriku dengan segala luka dan asa.


Purwakarta, 7 Oktober 2025

Posting Komentar