CUT MUTIA - Atma yang Enggan Pergi (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

CUT MUTIA
Atma yang Enggan Pergi


Aku tidak dilahirkan untuk menang,
melainkan untuk mengerti
bagaimana rasanya hampir menyerah
namun tetap bernapas.
Hidup mengajarkanku sunyi
sebagai bahasa paling jujur,
tempat luka berbicara
tanpa perlu diterjemahkan.

Aku jatuh ke kedalaman diri,
menemukan atma yang gemetar
namun enggan pergi.
Di antara ragu dan takut,
aku belajar bahwa kuat
bukan berarti tak hancur,
melainkan berani tinggal
di reruntuhan diri sendiri.

Jika suatu hari namaku lenyap
dalam kefanaan waktu,
biarlah dunia tahu:
aku pernah patah,
namun memilih hidup
tanpa kehilangan jiwa.


Medan, 13 Januari 2026

1 komentar

raisaa 15 Januari 2026 pukul 21.43 Delete
bagus ni ada sastra ny ni