CATUR AJI SETIAWAN - DOA YANG MENAHAN RUNTUH (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents



CATUR AJI SETIAWAN
DOA YANG MENAHAN RUNTUH

Setiap malam aku berdoa
saat tiga anakku terlelap tanpa curiga,
aku Ayah tunggal yang menjaga nyala
agar pagi tetap punya cahaya.

Hari-hari sering tidak ramah,
lelah datang tanpa pernah kalah,
namun tanggung jawab menahan langkah
agar aku tetap tegak dan pasrah.

Aku bekerja, menyimpan luka,
air mata kusembunyikan di dada,
lalu bangkit merawat asa
karena mereka masih percaya.

Doaku tidak meminta banyak kata :
cukupkan tenagaku hari ini saja,
kuatkan langkahku menatap esok nyata,
jangan biarkan aku runtuh
di hadapan mata mereka.

Jika aku terus hidup dan bertahan,
itu bukan demi pujian atau kenangan,
melainkan agar mereka belajar pelan-pelan :
harapan layak dijaga
dengan doa
dan keberanian.

Surabaya, 19 Januari 2026

2 komentar

kito muda 25 Januari 2026 pukul 12.57 Delete
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
kito muda 25 Januari 2026 pukul 13.03 Delete
Sukses selalu dengan karya-karyanya