Bunga Cinta Dwis Ananda - Jalan yang Kuterima (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Jalan yang Kuterima
Aku lahir dari dua sosok yang kini hanya tinggal nama.
Ayah pergi sebelum ingatanku sempat menyimpan wajahnya,
ibu menyusul saat aku masih mengeja kata pertama.
Tak ada foto yang bisa kupeluk di malam sepi,
hanya cerita lirih dari bibir nenek yang keriput dimakan waktu.
Rumah kami sederhana, berdiri dengan apa adanya,
di sanalah aku belajar menghitung sisa rupiah,
bersama kakek yang melangkah pelan menahan lelah,
dan dua kakak
yang menjelma tiang bagi langkah-langkahku.
Kehilangan memaksaku dewasa lebih awal,
seperti pohon kecil
yang tumbuh di tanah tandus
tanpa sempat memilih musim.
Kini aku duduk di ujung bangku sekolah menengah,
menatap gerbang masa depan yang tinggi dan jauh.
Dengan tangan kosong dan doa yang gemetar,
aku bertanya pelan:
bolehkah mimpi
tetap kugenggam?
Rembang, 23 Januari 2026
Posting Komentar