Beby Lestari - Doa yang Menyulam Langit (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Doa yang Menyulam Langit
Malam membuka tirai gelapnya perlahan dan langit menunduk mendengarkan bisik hatiku.
Aku menanam doa di tanah sunyi, sementara waktu berjalan tanpa menoleh.
Impian menjelma burung cahaya di dadaku, mengepak di antara takut dan percaya yang saling menggenggam.
Impian tumbuh seperti bunga yang keras kepala,
menembus tanah ragu, menolak tunduk pada takut.
Angin mengusap luka dengan tangan tak terlihat,
hujan menuliskan rahasia di dada bumi.
Aku berjalan di lorong takdir yang panjang,
membawa mimpi sebagai pelita yang enggan padam.
Jika dunia meragukan langkahku, aku tetap melangkah, sebab di balik gelap selalu ada cahaya yang perlahan belajar menyebut namaku.
Jakarta, 29 Januari 2026
Posting Komentar