Ayi khotimah - Sesal di tanah gersang (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Sesal di tanah gersang
Wahai angin
Dalam dinginmu aku berpikir.
Wahai malam
Dalam gelapmu aku terdiam.
Termenung dengan semua takdir Tuhan.
Inikah aku?
Selalu membuat orang lain terbungkuk, tanpa sedikitpun belas kasih
tak pernah melihat bekas jejak sendiri.
Mengapa?
Mengapa aku baru melihat jejakku setelah aku jatuh?
Mengapa setelah aku terluka dan tergores?
Mengapa bukan karena hati-hati?
Mengobati lukanya kini sangat sulit.
Aku hanya bisa terus berdoa dan menanti curah hujan.
Tuk berikan padaku pengampunan atas sesal di tanah gersang
Lampung Selatan, 21 Januari 2026
Posting Komentar