Artelove Maleeka - Sesak yang Bernama Hidup (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Artelove Maleeka
Sesak yang Bernama Hidup

Ada saat di mana hidup terasa terlalu berat,
bukan karena badai besar, tetapi karena hujan kecil
yang tak pernah berhenti.

Jiwa-jiwa yang belajar hidup dengan dada sesak,
menyimpan tangis di tiap helaan napas.
Berpura-pura kuat, karena dunia tak pernah sabar
menunggu luka sembuh.

Di tengah semua itu...
aku berdiri di ambang kesadaran.
Apakah perjalanan hidup adalah seni bertahan dalam diam?
Atau hanya cara paling pelan untuk mati sedikit demi sedikit tanpa pernah benar-benar pergi?

Detik selalu memaksa untuk tetap bernapas di dada yang telah pecah dan hancur, tanpa memberitahu cara memperbaikinya.

Malam sering menang,
menelan doa yang lupa caranya pulang.
Namun pagi tetap datang. Kejam, sekaligus penuh harap.

Dan entah kenapa,
meski lelah menjadi manusia,
aku masih memilih bangun...
Seolah rasa sesak ini masih punya arti.

Subang, 30 Januari 2026

Posting Komentar